Situasi Nuklir Jepang Tak Seperti Chernobyl

Headline

“Tak ada kemungkinan yang terjadi di PLTN Fukushima akan sama seperti Chernobyl,” tutur ketua badan nuklir Jepang Koichiro Genba, mengingat ledakan yang terjadi di reaktor nuklir PLTN tersebut, kemarin. Meski begitu, rakyat khawatir terjadi bencana besar terkait kebocoran nuklir.

Sementara ilmuwan dan teknisi berjuang keras mengendalikan dua reaktor yang terlalu panas (overheating), di fasilitas yang usianya sudah menginjak empat dekade itu. Beberapa saat sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Naoto Kan mengumumkan keadaan darurat di reaktor tersebut.

Ledakan di reaktor nomor dua PLTN tersebut melukai enam pekerja dan empat serdadu, serta terlihat asap putih membubung tinggi. Diperkirakan ledakan itu disebabkan oleh timbunan hidrogen. Sehari setelah gempa, terjadi ledakan di reaktor nomor satu.

Dilaporkan 22 orang terkontaminasi radiasi akibat ledakan itu dan kemungkinan besar 190 lainnya terekspos, meski belum diketahui seberapa parah. Air laut saat ini digunakan untuk mendinginkan reaktor agar tidak meledak dan melepaskan materi radioaktif berbahaya ke udara.

Tragedi Chernobyl terjadi pada 26 April 1986 di PLTN Chernobyl, Ukraina dan dikatakan sebagai insiden nuklir terburuk sepanjang sejarah. Penyebabnya adalah peningkatan energi keluar (output) secara mendadak dan tak bisa dihentikan dan berujung pada ledakan di salah satu reaktor.

Sejumlah materi radioaktif terlontar ke udara dengan rasio radiasi 400 kali bom atom Hiroshima. Setelah insiden itu, 237 orang terkena penyakit radioaktif akut, 31 tewas pada tiga bulan pertama. Mereka umumnya anggota tim penyelamat yang tak mengerti bahaya radiasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: